Untuk membangun Lembaga Pendidikan diperlukan niat yang tulus ikhlas untuk Memperteguh, memperkuat melalui persatuan dalam satu ikatan tubuh. Minimal dalam setiap individu yang ada didalam Islamiyah harus memiliki 4 kunci untuk terwujudnya visi besar menuju kelembagaan yang lebih maju dan profesional.
Komitmen
(tindakan untuk melakukan sesuatu, kewajiban yang mengikat kepada orang lain, hal tertentu, atau tindakan tertentu). Kesepakatan Bersama: antara Yayasan dan lembaga yang dinaunginya tanpa campur tangan kecuali dalam ranah2 yang tertata dalam AD-ART yayasan. Bersama sama melanjutkan estafet kepengelolaan, membangun, menghias rumah (instansi pendidikan) bapak ibu sekalian.
Kerjasama
(Kewajiban yang mengikat kepada orang lain, hal tertentu, atau tindakan tertentu.) Kerjasama, sama sama kesepemahaman dalam tujuan yang ingin dicapai dan dengan prinsip : SALING: Saling membantu, saling meringankan, saling mendukung, saling dst….Saling kerjasama antar lembaga pendidikan di sekitar kendel, saling kerjasama antar SDM, saling kerjasama antar stakeholder dan pemerintah desa/kec/kab dst
Dedikasi
(sebuah pengorbanan tenaga, pikiran, dan waktu demi keberhasilan suatu usaha atau tujuan mulia). Melaksanakan tugas di madrasah meski dengan perjuangan yang luarbiasa, jarak tempuh, dll. Tetap melaksanakan tugas dengan baik meski dalam Hr/kesejahteraan masih belum sesuai (misalnya) karna menjadi guru adalah sebuah pengabdian.
Kepedulian
(terpanggil melakukan sesuatu dalam rangka memberi inspirasi, perubahan, kebaikan kepada lingkungan di sekitarnya.) Ikut berkontribusi aktif dalam perubahan, perkembangan dan kemajuan lembaga dimana kita bekerja (makna dari Guru Penggerak). Tanpa harus diperintah atasan memiliki inisiatif terhadap perubahan positif.
Komunikatif
Komunikasi menjalin relasi, sinergi dan mampu menyampaikan pesan dengan baik. Membangun mewujudkan tujuan dan cita cita Bersama dengan komunikasi positif antar elemen/SDM pd madrasah. Arif bijaksana dalam membawa diri dimanapun kita berada.
Setiap Masa ada zamannya-setiap zaman ada masanya
